Selasa, 31 Juli 2018

Sejarah Desa Ragung



    Menurut sumber cerita dari para sesepuh desa Ragung masa kini, bahwa terjadinya desa Ragung mulai sekitar tahun 1.900-an. Ketika itu ada seseorang pendekar sakti dari pulau Jawa yang bernama R. Joko Tole.
Pada suatu hari R. Joko Tole dan istrinya Putre Koneng melakukan perjalanan dari arah timur (kerajaan Sumenep) menuju ke arah barat (kerajaan Bangkalan) saat ditengah perjalanan di wilayah Sampang sebelah selatan dia menemukan sebidang tanah yang airnya menjadi garam, kemudian Joko Tole meREGUNG tanah (dibuatkan tanggul untuk dijadikan petakan) dari nama itulah kemudian wilayah tersebut dinamakan RAGUNG.
Sebelum desa Ragung berdiri sendiri, dahulu Ragung masuk dalam wilayah kecamatan Torjun dengan wilayah yang terbagi menjadi 5 dusun yaitu:
1.       Dusun Ragung
2.       Dusun Mortonggak
3.       Dusun Gubbu
4.       Dusun Taman
5.       Dusun Capo
Karena adanya program pemerintah, dipandang perlu untuk perluasan kecamatan maka pada tahun2004 desa Ragung masuk wilayah kecamatan Pangarengan, kabupaten Sampang. Nama-nama Kepala Desa Ragung semenjak berdirinya desa ragung
No.
NAMA
MASA JABATAN
KETERANGAN
1.
H. ABDULLA
-
Kepala Desa Pertama
2.
H. FARIDI
-
Kepala Desa Kedua
3.
H. MAHFUD
-
Kepala Desa Ketiga
4.
H. ALI MUSA’IR
-
Kepala Desa Keempat
5.
H. ALIWAFA PANAN
-
Kepala Desa Kelima
6.
HJ. SUHARTATIK
2009-2015
Kepala Desa Keenam
7.
H. SEMAR KANDI
2017- sekarang
Kepala Desa Ketujuh

Namun prakteknya dilapangan di Desa Ragung dalam pelaksanaan pembangunan desa, terdapat 9 wilayah desa Ragung yang terdiri dari dusun Ragung Timur, Ragung Barat, Ragung Utara, Ragung Sealatan, Gubbu Timur, Gubbu Barat, Taman, Tokotoh, dan Capo.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar